WONOMERTO, 28 Juli 2026 – Pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan fondasi ilmu yang kokoh. Semangat inilah yang diusung dalam Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pranikah Angkatan VI oleh KUA Pusaka Wonomerto, Selasa (28/07/2026)
Sebanyak 54 peserta (27 pasang calon pengantin) antusias mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pranikah Angkatan VI yang digelar KUA Pusaka Wonomerto. Kegiatan ini berfokus pada pemberian bekal ilmu praktis dan kontekstual bagi calon pengantin.
Selama kegiatan, para peserta dibekali empat pilar materi utama:
-
Kesiapan Menikah: Pemantapan niat dan mental mengarungi bahtera rumah tangga.
-
Hak & Kewajiban: Menyelaraskan peran suami dan istri demi keharmonisan bersama.
-
Komunikasi Keluarga: Keterampilan mengekspresikan empati dan menyelesaikan perbedaan secara bijaksana.
-
Ketahanan Keluarga: Mengembangkan sikap saling menguatkan dan bertanggung jawab saat menghadapi ujian kehidupan
Para peserta diajak menyelami pentingnya kesiapan diri secara menyeluruh, pemahaman mendalam atas hak dan kewajiban pasangan, hingga seni berkomunikasi dalam keluarga. Poin-poin ini dirancang agar calon pengantin memiliki kesiapan matang dalam menghadapi berbagai dinamika rumah tangga dengan bijak dan saling menghormati.
Fasiloitator Wawan Ali Suhudi selaku Kepala KUA Pusaka Wonomerto sekaligus Ketua APRI Jatim, menitipkan pesan mendalam bagi para peserta:
“Persiapkan pernikahan dengan ilmu, agar cinta tidak hanya indah saat diucapkan, tetapi juga kuat ketika diuji.”
Harapannya, bekal pengetahuan yang didapat dari Bimwin ini menjadi kompas bagi setiap pasangan untuk menahkodai rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang (sakinah, mawaddah, warahmah), dan tangguh menghadapi masa depan. (Inf)
