Logo Bimas Islam
IkhlasBerdampakGuiding, Inspiring, Transforming
BerandaBeritaDari “Aku & Kamu” Menjadi “Kita”: Ikhtiar KUA Sumber Menenun Keluarga Tangguh

Dari “Aku & Kamu” Menjadi “Kita”: Ikhtiar KUA Sumber Menenun Keluarga Tangguh

30 Juli 2026
Humas Bimas Islam

Kontributor : Muhammad Sidratul Muntaha, S.H. / Editor : Lutfi Hidayat

SUMBER, (30 Juli 2026) – Riuh rendah perbincangan pelan terdengar di sudut ruang Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumber pada Kamis pagi (30/07/2026). Di sana, puluhan pasang mata saling lempar senyum canggung, bersanding dengan pasangan masing-masing.

Mereka datang bukan sekadar untuk mencatatkan nama atau menyelesaikan berkas administrasi akad nikah, melainkan untuk melangkah ke sebuah perjalanan baru: meluruhkan ego “aku” dan “kamu” demi melebur menjadi satu kata yang utuh, “kita.”

Melalui Bimbingan Perkawinan (Binwin) bertajuk “Dari Aku & Kamu Menjadi Kita”, KUA Sumber siapkan langkah awal rumah tangga bahagia dengan terus berikhtiar mengubah wacana pernikahan agar tak berhenti di atas kertas “buku nikah”. Suasana bimbingan dikemas hangat dan interaktif—jauh dari kesan kaku sebuah seminar formal.

Rumah tangga yang kuat tidak berdiri hanya karena cinta saat masa kasmaran, tetapi dibangun di atas pondasi komunikasi, komitmen, dan kesiapan mental yang matang.

Para calon pengantin diajak menyelami realitas kehidupan pascanikah yang penuh dinamika. Tidak hanya diajarkan cara memelihara kehangatan lewat teknik komunikasi efektif, mereka juga dibekali strategi manajemen konflik secara damai. Sebuah keterampilan krusial yang kerap menjadi batu sandungan bagi pasangan muda ketika romantisme awal pernikahan mulai diuji oleh realitas harian.

Namun, membangun benteng rumah tangga tak cukup hanya dengan modal rasa dan spiritual. KUA Kecamatan Sumber paham betul bahwa ketahanan keluarga juga ditopang oleh kesehatan fisik dan tata kelola domestik yang prima.

Dalam bimbingan ini, kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting juga menjadi salah satu perhatian utama. Para calon pengantin diberi pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga gizi dan kesehatan sejak sebelum kehamilan. Langkah preventif ini ditanamkan agar setiap pasangan tidak hanya siap melahirkan keturunan, tetapi juga mampu melahirkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Tak kalah penting, urusan dapur dan finansial juga dikupas tuntas. Edukasi mengenai manajemen keuangan keluarga secara bijak disampaikan sebagai bekal agar roda rumah tangga dapat berputar stabil, beriringan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai jangkar moral keluarga.

Pihak KUA Kecamatan Sumber menegaskan bahwa kegiatan Binwin ini diselenggarakan bukan sebagai formalitas demi selembar sertifikat nikah. Lebih dari itu, bimbingan ini adalah kawah candradimuka agar setiap calon pengantin memiliki peta jalan yang jelas sebelum mengikrarkan janji suci di hadapan penghulu.

Saat sesi berakhir, riak kecemasan di wajah para peserta perlahan surut, berganti dengan binar keyakinan. Hari itu, di KUA Kecamatan Sumber, puluhan pasangan tidak hanya pulang membawa dokumen persyaratan nikah, tetapi juga membawa bekal pengetahuan, kelapangan dada, dan keteguhan hati untuk mengarungi bahtera rumah tangga yang mandiri, harmonis, dan berkelanjutan.

TAGS:BERITABIMAS ISLAMLAYANAN
Bagikan: