Logo Bimas Islam
IkhlasBerdampakGuiding, Inspiring, Transforming
BerandaBeritaKUA Bersama PAC Fatayat NU Tegalsiwalan Gelar Pembinaan Keluarga Sakinah

KUA Bersama PAC Fatayat NU Tegalsiwalan Gelar Pembinaan Keluarga Sakinah

3 Agustus 2026
Humas Bimas Islam

Kontributor : Muh. Hefni / Editor : Lutfi Hidayat – Tim Redaksi

TEGALSIWALAN (02/08/2026) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tegalsiwalan bekerja sama dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama Tegalsiwalan menggelar kegiatan Pembinaan Keluarga Sakinah di Balai Desa Sumberklidung, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh kader Fatayat NU dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga melalui pembinaan keagamaan.

Kegiatan dihadiri Kepala KUA Kecamatan Tegalsiwalan, Ananto Pratikno, bersama Penyuluh Agama Islam Khomisun, jajaran PAC Fatayat NU Tegalsiwalan, serta masyarakat setempat. Pembinaan difokuskan pada penguatan nilai-nilai keluarga sakinah, peningkatan pemahaman hak dan kewajiban dalam rumah tangga, serta pentingnya membangun keluarga yang harmonis sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Kepala KUA Kecamatan Tegalsiwalan, Ananto Pratikno, dalam sambutannya menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang menentukan kualitas generasi mendatang. Menurutnya, pembinaan keluarga tidak cukup dilakukan saat menjelang pernikahan, tetapi harus terus diperkuat melalui edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan.

“Keluarga sakinah tidak terbentuk secara instan. Dibutuhkan komitmen, komunikasi yang baik, saling menghormati, serta landasan nilai-nilai agama dalam setiap dinamika kehidupan rumah tangga. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Dalam sesi materi, Penyuluh Agama Islam Khomisun menyampaikan bahwa keluarga sakinah dibangun melalui keseimbangan antara hak dan kewajiban suami istri, pendidikan agama dalam keluarga, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara bijak sana melalui musyawarah.

“Rumah tangga yang kokoh lahir dari pasangan yang saling menguatkan. Ketika nilai-nilai keimanan, kasih sayang, tanggung jawab, dan komunikasi yang sehat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka keluarga akan menjadi tempat yang aman, damai, dan melahirkan generasi yang berakhlak mulia,” jelasnya.

Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias melalui sesi penyampaian materi dan diskusi interaktif mengenai tantangan keluarga di era modern. Berbagai persoalan yang sering dihadapi keluarga, seperti komunikasi antarpasangan, pola pengasuhan anak, hingga penguatan ketahanan keluarga, menjadi topik pembahasan dalam forum tersebut.

Melalui pembinaan ini, KUA Tegalsiwalan bersama PAC Fatayat NU berharap sinergi antara lembaga keagamaan, organisasi perempuan, dan masyarakat terus diperkuat sehingga lahir semakin banyak keluarga sakinah yang mampu menciptakan kehidupan yang harmonis, memperkokoh ketahanan sosial, serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan sejahtera.

TAGS:BERITABIMAS ISLAMLAYANAN
Bagikan: