Logo Bimas Islam
IkhlasBerdampakGuiding, Inspiring, Transforming
BerandaBeritaWujudkan Ekoteologi, DWP UP Dringu Implementasikan Program Kerja Penghijauan

Wujudkan Ekoteologi, DWP UP Dringu Implementasikan Program Kerja Penghijauan

31 Juli 2026
Humas Bimas Islam

Kontributor : Ainun / Editor : Lutfi Hidayat

DRINGU, 31 Juli 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana (UP) Dringu melaksanakan kegiatan penghijauan di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dringu sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi program Ekoteologi yang diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (31/07/2026), diikuti oleh seluruh anggota DWP UP Dringu dengan menanam berbagai jenis tanaman hias dan penghijauan di area halaman kantor KUA.

Kegiatan penghijauan tersebut merupakan salah satu program kerja DWP UP Dringu yang bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang asri, nyaman, dan sehat, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Program Ekoteologi sendiri merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama yang mendorong terwujudnya kesadaran bahwa menjaga dan melestarikan alam merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan.

Ketua DWP UP Dringu menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar memperindah lingkungan kantor, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan Kementerian Agama. Melalui kegiatan sederhana seperti penanaman tanaman, diharapkan seluruh anggota DWP maupun pegawai KUA dapat semakin menyadari pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai amanah yang harus dipelihara bersama.

Pelaksanaan penghijauan dilakukan secara gotong royong dengan menanam tanaman pada beberapa titik di halaman KUA Dringu. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan para anggota DWP menjadi cerminan komitmen untuk mewujudkan lingkungan kerja yang hijau, bersih, dan nyaman, sekaligus mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih berkualitas.

Melalui kegiatan ini, DWP UP Dringu berharap semangat Ekoteologi tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi dapat menjadi budaya yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan lingkungan yang lebih hijau dan terawat, diharapkan KUA Dringu dapat menjadi contoh nyata bahwa nilai-nilai keagamaan dapat diwujudkan melalui aksi sederhana yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

TAGS:BERITABIMAS ISLAMLAYANAN
Bagikan: