Kontributor : Muh. Hefni M | Editor : Syaiful Bahri – TimRed Bimas Islam
PROBOLINGGO, (20/10/2026) – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan Khotmil Qur’an dan pembacaan Sholawat Nariyah 4.444 secara hybrid, Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring dan luring ini diikuti secara serentak oleh keluarga besar Kementerian Agama di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan, sesuai tema Hari Santri tahun ini, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat. Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan Sholawat Nariyah menjadi bagian dari upaya memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, menumbuhkan semangat bersholawat, serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi bangsa Indonesia.
Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, H. Moh. Sa’dun, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa santri memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Santri adalah generasi penerus yang tidak hanya dituntut memiliki kedalaman ilmu agama, tetapi juga harus berakhlak mulia, cinta tanah air, dan mampu menjawab tantangan zaman. Semangat Hari Santri hendaknya menjadi motivasi untuk terus belajar, berkhidmah kepada masyarakat, serta mengambil bagian dalam membangun Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. H. Samsur, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun kehidupan beragama yang moderat, harmonis, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Menurutnya, Khotmil Qur’an dan pembacaan Sholawat Nariyah merupakan ikhtiar spiritual yang perlu diiringi dengan tindakan nyata melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguatan akhlak, serta kepedulian sosial.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, seluruh keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo semakin memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat pengabdian, dan meneladani perjuangan para santri serta ulama dalam menjaga keutuhan bangsa.
“Semoga semangat Hari Santri 2026 mampu menginspirasi lahirnya generasi yang religius, berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. Santri harus menjadi bagian dari solusi bagi berbagai persoalan bangsa serta berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Emas,” harapnya.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini, Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus merawat tradisi keagamaan, memperkuat persatuan, dan mendorong kontribusi nyata seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan bangsa.
