Kontributor : Anwar S.| Editor Tim Redaksi Bimas Islam
KRAKSAAN, 19 Oktober 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kraksaan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin dengan menggandeng lintas sektoral, yaitu Balai KB Kraksaan dan Puskesmas Kraksaan. Kegiatan yang berlangsung di Balai KB Kraksaan pada Senin, 19 Oktober 2026 ini diikuti oleh 19 pasang calon pengantin dari berbagai desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Kraksaan. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam upaya mencetak keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah melalui sinergi antarinstansi.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung unsur pimpinan, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, S.Ag., M.PdI dan didampingi oleh kepala seksi Bimas Islam Imamuddin Nur fajri,M.HI dan kepala KUA Kraksaan Muhclison,S.Ag.,MHi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo yang diwakili oleh Kabid Penggerak dan Pengendalian Penduduk, Dian Rachmawati; serta Camat Kraksaan, Puja Kurniawan, yang didampingi Ketua PKK Kecamatan Kraksaan, Wiwin Puja Kurniawan. Hadir pula perwakilan Puskesmas Kraksaan, Suci; Koordinator KB, Qurrotul Aini; serta para penyuluh agama Islam KUA Kraksaan dan penyuluh KB Kraksaan.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, S.Ag., M.PdI, memberikan apresiasi atas sinergi lintas sektoral yang terbangun. Ia menekankan pentingnya bimbingan perkawinan sebagai bekal bagi calon pengantin dalam membangun rumah tangga yang kokoh dan sehat. “Bimbingan perkawinan ini sangat penting agar calon pengantin memahami hak dan kewajiban, kesehatan reproduksi, serta pengelolaan keluarga. Sinergi antara KUA, KB, dan Puskesmas adalah langkah luar biasa untuk memastikan terwujudnya generasi keluarga yang berkualitas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kabid Penggerak dan Pengendalian Penduduk, Dian Rachmawati, menyampaikan materi terkait program kependudukan dan KB. Ia berharap para calon pengantin dapat merencanakan kehidupan keluarga dengan matang, termasuk dalam hal kesehatan dan pengaturan kelahiran. Sementara itu, Camat Kraksaan, Puja Kurniawan, juga memberikan motivasi kepada para peserta dengan mengingatkan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua individu, tetapi juga membangun komitmen bersama untuk keluarga yang harmonis dan berkontribusi bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektoral dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam penurunan angka stunting dan penguatan ketahanan keluarga. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi dari narasumber, mulai dari aspek keagamaan, kesehatan, hingga perencanaan keluarga. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KUA Kraksaan bersama Balai KB dan Puskesmas Kraksaan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif bagi masyarakat, khususnya calon pengantin, demi terwujudnya keluarga Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing. (*)
