Logo Bimas Islam
IkhlasBerdampakGuiding, Inspiring, Transforming
BerandaBeritaPerkuat Sinergi Kelembagaan, KUA Paiton dan SMK Insan Terpadu Sumberanyar Teken MoU Bimbingan Keagamaan Usia Pelajar

Perkuat Sinergi Kelembagaan, KUA Paiton dan SMK Insan Terpadu Sumberanyar Teken MoU Bimbingan Keagamaan Usia Pelajar

17 Oktober 2026
Humas Bimas Islam

Kontributor : Sayyidina Ali : | Editor : Muh. Hefni M – TimRed Bimas Islam

PAITON, 15/10/2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Paiton terus memperkuat peran dalam pembinaan generasi muda melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kepala KUA Paiton, Fauzan, S.Sos.I., M.Pd., dan Kepala SMK Insan Terpadu Sumberanyar, Husni Tamrin, S.Ag., pada Kamis (15/10/2026).

Penandatanganan MoU berlangsung di aula gedung pertemuan SMK Insan Terpadu Sumberanyar. Kesepakatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara instansi pemerintah dan lembaga pendidikan dalam menyelenggarakan pembinaan serta bimbingan keagamaan bagi pelajar, sekaligus membangun karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 47 siswa peserta Bimbingan Keagamaan Usia Pelajar (BKUP) dari dua jurusan, yakni Tata Boga dan Otomotif, tujuh orang dewan pengajar SMK Insan Terpadu, serta lima Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Paiton.

Dalam sambutannya, Husni Tamrin menyampaikan apresiasi kepada KUA Paiton atas kesediaannya menjalin kerja sama dan memberikan bimbingan keagamaan kepada peserta didik di lembaga yang dipimpinnya.

Ia mengungkapkan bahwa kerja sama tersebut menjadi pengalaman pertama selama masa kepemimpinannya dalam menjalin kemitraan kelembagaan dengan instansi pemerintah, khususnya KUA Kecamatan Paiton. Menurutnya, kehadiran penyuluh agama di lingkungan sekolah menjadi langkah penting untuk memperkuat pendidikan karakter di kalangan remaja.

“Terima kasih atas kerja sama yang baik dari KUA Paiton yang telah bersedia mengadakan bimbingan keagamaan kepada anak didik kami. Harapan saya, melalui kegiatan ini, para remaja memiliki bekal akhlak yang baik dan terhindar dari kenakalan remaja, terlebih dari pengaruh minuman keras. Semoga kerja sama ini terus berjalan dengan baik, bahkan setelah masa kepemimpinan saya berakhir,” ujar Husni.

Menanggapi hal tersebut, Kepala KUA Kecamatan Paiton, Fauzan, menegaskan bahwa KUA memiliki tanggung jawab pelayanan yang lebih luas daripada sekadar pelayanan pencatatan pernikahan. Menurutnya, KUA juga berperan dalam memberikan bimbingan, edukasi, dan pendampingan keagamaan kepada masyarakat, termasuk kelompok usia pelajar.

“Kami akan selalu berkomitmen, berinovasi, dan berdedikasi demi kemaslahatan masyarakat. KUA merupakan bagian dari Kementerian Agama di tingkat kecamatan. KUA bukan hanya tempat melaksanakan urusan pernikahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyelesaikan berbagai persoalan keagamaan di masyarakat, termasuk persoalan kenakalan remaja,” tegas Fauzan.

Ia juga menyampaikan bahwa upaya pembinaan generasi muda membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, KUA Paiton berencana memperluas sinergi dengan unsur lain, termasuk kepolisian, guna mendukung langkah pencegahan kenakalan remaja secara lebih terarah.

“Apabila dipandang penting untuk memperkuat upaya penanggulangan kenakalan remaja, dalam waktu dekat kami akan menggandeng pihak kepolisian. Harapannya, pembinaan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi generasi muda,” tambahnya.

Penandatanganan MoU yang disaksikan langsung oleh para peserta BKUP, dewan pengajar, dan penyuluh agama tersebut menjadi langkah awal untuk membangun pola pembinaan yang lebih terstruktur antara KUA Paiton dan SMK Insan Terpadu Sumberanyar. Melalui kegiatan BKUP, para pelajar diharapkan memperoleh pemahaman keagamaan yang lebih baik, memiliki landasan moral yang kuat, serta mampu menghadapi tantangan pergaulan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Kerja sama ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan instansi pemerintah dalam membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki masa depan yang lebih baik. KUA Paiton berharap sinergi tersebut tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi berlanjut dalam program pembinaan yang nyata dan berkesinambungan.

TAGS:BERITABIMAS ISLAMLAYANAN
Bagikan: